Pulau Batam berada 20 km di perbatasan selatan Singapura. Batam memiliki letak yang sangat strategis, berada di lintasan pelayaran global dunia di Jalur Selat Malaka.
Batam sekarang sudah menjadi sebuah kota unik dengan manifestasi penggabungan kota industri yang modern dan lingkungan alam yang indah serta penduduknya yang beragam.
Batam juga memiliki banyak sekali pulau dengan potensi alam dan pesonanya masing-masing.
Batam berada di jalur perlintasan pelayaran dunia, yang terletak antara perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.
Kota Nagoya Batam, 12 mil di selatan Singapore.
Dengan letak geografis yang strategis sebagai ' Pintu Gerbang' Indonesia,
Sudut Kota Nagoya, Batam
menjadikan kota Batam ini amat potensial untuk menjadi kota TRANSIT & kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).
Batam saat ini telah berkembang pesat sebagai daerah tujuan investasi industri, perdagangan, kegiatan alih kapal & pariwisata yang kompetitif di kawasan Asia Pasifik.
View Barelang Bidge Batam
Batam, memiliki banyak sekali pulau dengan potensi dan pesonanya masing-masing.
Gugusan pulau yang bertebar luas mulai dari pulau perbatasan seperti di Belakang Padang,
sampai ke pulau Abang yg dikenal dengan wisata bahari taman bawah lautnya yang tidak kalah dengan pesona wisata bahari di bunaken.
Menikmati view Panorama dari ketinggian sambil menikmati jagung bakar di pinggir jalan raya (Bukit Cinta) Kampung Seraya Atas dengan panorama semenanjung Malaysia serta kawasan wisata Nongsa (utara batam) di seberang perkampungan Bengkong (sisi kanan) & pesona pusat bisnis Nagoya Batam, memang mengasikkan (sisi kiri).
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji ini diresmikan pada tanggal 20 September 2019.
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah atau yang biasa disebut Masjid Agung 2, merupakan sebagai masjid terbesar Provinsi Kepri bahkan di pulau Sumatera
Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 57.114 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 41.422 meter persegi.
Masjid ini mengadopsi arsitektur Masjid Nabawi di Madina, Arab Saudi yang bisa menampung 25 ribu jamaah.
Menikmati wisata kuliner di kawasan Tunas Regency yang berada di depan Masjid Agung.
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sengaja dibangun dengan desain perpaduan antara ornamen Arab dan Melayu.
Dengan kubah berukuran 46,42 meter berlukiskan ornamen melayu, masjid ini pun semakin menunjukkan kedekatan hubungan islam dengan bangsa melayu.
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah memiliki kubah utama terbesar di Indonesia, bentangannya mencapai 63 meter. Kubah ini menutupi ruang sholat utama.
Masjid ini punya 3 kubah. Selain kubah utama, ada juga kubah gendong dan kecil. Kubah gendong empat unit berukuran 13,5 meter, dan kubah kecil empat unit berukuran 10,64 meter.
Sementara ruang sholat utama berukuran 3.969 meter persegi dengan kapasitas 5.555 jamaah.
Untuk area payung membrane memiliki luas 5.832 meter persegi dengan kapasitas 8.100 jamaah. Membrane berukuran 25×25 meter dengan tinggi 17 meter terpasang delapan unit.
Menara utama memiliki tinggi 99 meter yang mengambil makna filosofis Asmaul Husna atau nama-nama baik Allah. Menara ini memiliki 21 lantai dan menara pandang dengan tinggi 64,5 meter.
Selain itu juga disediakan satu titik pandang untuk melihat sekeliling Batam yang berada di lantai 16. Untuk memanjakan jamaah maupun pengunjung, juga disediajan lift untuk akses menuju lantai atas.
Masjid ini juga memiliki koridor lantai dasar bagian depan dengan luas 2.087 meter persegi dan bagian belakang seluas 3.051 meter persegi.
Area wudhu pria dan wanita masing-masing 30 unit terletak di lantai dasar. Untuk WC di lantai dasar. Untuk pria dan wanita masing-masing lima unit.
Selain di lantai dasar, tempat wudhu pria dan wanita ada juga di bagian basement (sisi kiri) masing-masing 89 unit.
Untuk lokasi parkir, basement mampu menampung 308 unit mobil dan 331 unit motor. Di halaman masjid area parkir tersedia untuk 10 unit bus, 105 mobil, dan 107 unit motor.
Susana Ruko Tunas Recency di seberang Masjid Agung (II), Batu Aji Batam
Batam sekarang sudah menjadi sebuah kota Unik dengan manifestasi penggabungan kota industri yang modern & lingkungan alam yang indah serta penduduknya yang heterogen (multi eknik) yang hangat dan ramah.
Pusat bisnis kota Batam berada di pesisir utara, membentang dari daerah Nagoya, Jodoh, Pelita & Baloi dengan pusat pemerintahanya di Batam Centre.
Kota Batam memiliki perkembangan sangat pesat terutama dibidang pariwisata dengan pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri lumayan banyak dan merupakan salah satu kota industri di Indonesia
Lokasi Batam sangat strategis terletak di antara perairan Selat Philip Singapore & Selat Malaka yang menjadi lalulintas pelayaran global dunia.
Batam memiliki potensi serta gugusan pulau-pulau yang bertebar luas mulai dari pulau perbatasan seperti di Belakang Padang , sampai ke pulau Abang yg dikenal dengan wisata bahari taman bawah lautnya yang tidak kalah dengan pesona wisata bahari di bunaken.
Batam merupakan kawasan yang terus berkembang memiliki letak strategis di Asia Tenggara, sangat sesuai untuk kegiatan investasi.
Batam, Rempang dan Galang secara sadar atau tidak sadar memiliki banyak sekali pulau, apalagi didukung dengan letak geografis yang strategis sebagai 'pintu gerbang' Indonesia, menjadikan kota Batam ini amat potensial untuk menjadi kota TRANSIT
dan kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).
Pertumbuhan pembangunan Batam, mendorong pemerintah pusat mengembangkan & menetapkan Batam sebagai kawasan perdagangan & pelabuhan bebas sekaligus pemberi insentif dan kemudahan dalam perijinan.
Data Statistics Indonesia menunjukkan, Kepulauan Riau menduduki peringkat kedua setelah Bali sebagai tujuan wisata paling banyak dikunjungi wisatawan asing, dengan lebih dari 2.5 juta pengunjung internasional pada tahun 2019.
Jumat, 07 Februari 2020
Masjid tertua kota Batam
Masjid Raya Baitusy Syakur yang terletak di Sei Jodoh. Masjid ini disebut-sebut sebagai masjid tertua yang ada di Batam.
Menurut sejarah, sebelum berdiri di sini pada tahun 1986-1988, masjid ini sudah ada tidak jauh dari lokasi sekarang dengan menggunakan bangunan kayu.
Masjid Raya Baitusy Syakur terletak di tengah-tengah kawasan Bisnis Jodoh kota Batam. Saat ini masjid ini diapit gedung-gedung tinggi seperti hotel, restoran dan perkantoran.
Pada awalnya lokasi Masjid Raya Baitusy Syakur merupakan daerah perbukitan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya 7 makan keramat yang terletak di dalam kawasan masjid.